Wednesday, 3 July 2019

Kandungan dan Khasiat serta Manfaat dari Daun Pandan Wangi Bagi Kesehatan

Welcome To Muhammad Syahrian’s Blog
Kandungan dan Khasiat serta Manfaat dari Daun Pandan Wangi Bagi Kesehatan

Mencari timba di anak dara
Di bawah sarang burung tempua
Salam sembah pembuka bicara
Selamat datang untuk semua.

Assalamualaikum wr.wb.

Hallo Guys!!!
Selamat Siang, Halo teman-teman semua kembali lagi di artikel blog yang saya buat kali ini.saya akan membahas sedikit tentang Kandungan dan Khasiat serta Manfaat dari Daun Pandan Wangi Bagi Kesehatan. Kalian kan pasti sudah pada tahu, Setidaknya saya akan menjelaskan sedikit tentang apa sih Kandungan dan Khasiat serta Manfaat dari Daun Pandan Wangi Bagi Kesehatan.
Mari Kita Simak Guys!!!

Pertama-tama  kita akan bahas 


Kandungan dan Khasiat Daun Pandan Wangi Bagi Kesehatan - Daun pandan wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb.) termasuk genus Pandanus dari suku Pandanaceae. Suku Pandanaceae mempunyai marga antara 200 hingga 300 jenis, terbagi dalam tiga marga utama, yaitu Pandanus, Freycinetia, dan Sararanga, yang tersebar di daerah tropika, di tepi-tepi pantai dan sungai-sungai (Tjitrosoepomo, 2002). Pandan wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb.) adalah tanaman asli Indonesia yang berasal dari Bangka dan tersebar luas di daerah Asia Tenggara.
Taksonomi tumbuhan daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) Taksonomi dari tumbuhan daun pandan wangi dapat dituliskan sebagai berikut.

Kingdom : Plantae
Filum  : Spermatophyta
Kelas  : Monocotyledone
Ordo  : Pandanales
Famili  : Pandaneceae
Genus  : Pandanus
Spesies : Pandanus Amaryllifolius Roxb.
(Tjitrosoepomo, 2002)

Budidaya tanaman ini umumnya dilakukan di pekarangan rumah, di samping untuk tumbuhnya tidak membutuhkan tanah yang luas juga memudahkan sewaktu pemetikan karena daun pandan wangi sering dimanfaatkan sebagai pewangi dan pemberi zat warna hijau pada makanan dan minuman. Bagi pecinta flavor dan zat warna alami, daun pandan wangi merupakan salah satu alternatif yang aman untuk dikonsumsi (Tjitrosoepomo, 2002). Tanaman ini mempunyai daun yang selalu hijau sepanjang tahun. Batangnya bulat, dapat tunggal atau bercabang-cabang dan mempunyai akar udara atau akar tunjang yang muncul pada pangkal batang. Helaian daun berbentuk pita, memanjang, tepi daun rata, ujung daun meruncing. Daun berwarna hijau dan tersusun secara spiral pandan wangi dikenal dengan nama berbeda di tiap daerah. Penduduk Jawa menyebutnya pandan rampe, pandan seungit, atau pandan room. Penduduk Sumatra menyebutnya seuke bangu, seuke musang, pandan jau, pandan bebau, pandan harum, pandan rempai, atau pandan musang. Penduduk Maluku mengenalnya dengan nama kela moni, ormon foni, pondak, pondakim atau pudaka. Penduduk bali menyebutnya pandan arrum (Kurniawati, 2010).


Daun tumbuhan ini sering digunakan sebagai bahan penyedap, pewangi, dan pemberi warna hijau pada masakan. Selain itu beberapa senyawa kimia yang terkandung dalam pandan wangi diantaranya.

Kalian pasti sudah banyak tau tentang senyawa kimia yang terkandung dalam pandan wangi.

“Dan apa saja kandungannya?

Beberapa senyawa kimia yang terkandung dalam pandan wangi diantaranya alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, polifenol, dan zat warna.

         Alkaloid

Alkaloid adalah suatu golongan senyawa organik yang terbanyak ditemukan di alam. Hampir seluruh alkaloid berasal dari tumbuh-tumbuhan dan tersebar luas dalam berbagai jenis tumbuhan tingkat tinggi. Sebagian besar alkaloid terdapat pada tumbuhan dikotil sedangkan untuk tumbuhan monokotil dan pteridofita mengandung alkaloid dengan kadar yang sedikit, (Lopez dan Nonato, 2012). Pada pandan wangi, terdapat kandungan senyawa alkaloid tipe piperidine, yaitu pandamarine, pandamarilectones, dengan struktur pyrroline, (Katzer, 2012).

         Saponin

Saponin adalah suatu glikosida alamiah yang terikat dengan steroid atau triterpena. Saponin mempunyai aktifitas farmakologi yang cukup luas diantaranya immunomodulator, antitumor, antiinflamasi, antivirus, antijamur, dapat membunuh kerang-kerangan, hipoglikemik, dan efek hipokolesterol. Saponin mempunyai sifat bermacam-macam, yaitu memiliki rasa manis atau pahit, dapat membentuk buih, dapat menstabilkan emulsi, dan dapat menyebabkan hemolisis. Soekamto 2011 mengatakan saponin dapat digunakan antara lain untuk membuat minuman beralkohol, dalam industri pakaian dan kosmetik, dalam membuat obat-obatan, serta sebagai obat tradisional.
Saponin ditemukan terutama dalam tumbuh-tumbuhan. Namanya diambil dari genus suatu tumbuhan yaitu saponaria, akar dari famili Caryophyllaceae yang dapat dibuat sabun. Saponin juga dapat diperoleh dari beberapa tumbuhan famili lain, (Soekamto, 2011).
Saponin berfungsi sebagai antibakteri dan antimikroba. Hal ini didasarkan pada sifat sitotoksik dari saponin dan kemampuannya dalam mempengaruhi permeabilitas membran sitoplasma sehingga sel mikroba menjadi lisis.
Pemakaian herbal yang mengandung saponin memiliki efek samping sehingga harus berhati-hati. Orang hamil sebaiknya tidak mengonsumsi herbal yang mengandung saponin. Selain itu, dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, dan pada orang dengan gagal ginjal sebaiknya menghindarinya, karena sebagian saponin dapat menyebabkan retensi air dan kalium

         Flavonoid

Flavonoid merupakan senyawa golongan fenolik. Senyawa fenol dapat mengikat protein. Keberadaan flavonoid pada daun tanaman dipengaruhi oleh proses fotosintesis sehingga daun muda belum terlalu banyak mengandung flavonoid.
Flavonoid dikenal sebagai salah satu substansi antioksidan yang sangat kuat sehingga dapat menghilangkan efek merusak yang terjadi pada oksigen dalam tubuh manusia. Senyawa ini terdiri dari lebih dari 15 atom karbon yang sebagian besar dapat ditemukan dalam kandungan tumbuhan. Saat ini lebih dari 6.000 senyawa berbeda masuk ke dalam golongan flavonoid.
Manfaat flavonoid antara lain adalah untuk melindungi struktur sel, memiliki hubungan sinergis dengan vitamin C (meningkatkan efektivitas vitamin C), antiinflamasi, mencegah keropos tulang, dan sebagai antibiotik.
Fungsi flavonoid sebagai antivirus telah banyak dipublikasikan, termasuk untuk virus HIV (AIDS) dan virus herpes. Selain itu, flavonoid juga dilaporkan berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lain seperti asma, katarak, diabetes, encok/ rematik, migrain, wasir, dan periodontitis.

         Tanin

Tanin merupakan senyawa metabolit sekunder yang sering ditemukan pada tanaman. Tanin merupakan astrigen, polifenol, memiliki rasa pahit, dapat mengikat dan mengendapkan protein serta larut dalam air (terutama air panas). Umumnya tanin digunakan untuk pengobatan penyakit kulit dan sebagai antibakteri, tetapi tanin juga banyak diaplikasikan untuk pengobatan diare, hemostatik (menghentikan pendarahan) dan wasir.
Tanin terdapat luas pada tumbuhan berpembuluh, dalam angiospermae terdapat khusus di jaringan kayu. Tanin dapat bereaksi dengan protein membentuk kopolimer yang kuat dan tidak larut dalam air. Dalam industri, tanin adalah senyawa yang berasal dari tuumbuhan, yang mampu mengubah kulit hewan yang mentah menjadi kulit siap pakai karena kemampuannya menyambung silang protein. Tanin mempunyai mekanisme mempresipitasi protein bakteri sehingga terjadi inaktivasi enzim yang diproduksi bakteri dan menginaktivasi protein transport dinding sel bakteri sehingga merusak dinding sel bakteri.
Secara fisika, tanin memiliki sifat antara lain akan membentuk koloid jika dilarutkan ke dalam air, memiliki rasa asam dan sepat, jika dicampur dengan alkaloid dan gelatin akan terjadi endapan, tidak dapat mengkristal, dan dapat mengendapkan protein dari larutannya dan bersenyawa dengan protein tersebut sehingga tidak dipengaruhi oleh enzim proteolitik.

         Polifenol

Polifenol atau senyawa phenolic merupakan senyawa antioksidan alami pada tumbuhan, dapat berupa golongan flavonoid, turunan asam sinamat, kumarin, tokoferol, dan asam-asam organik polifungsional. Antioksidan alami yang berasal dari tumbuhan memiliki gugus hidroksil pada struktur molekulnya. Jumlah gugus hidroksil inilah yang mempengaruhi aktivitas antioksidan senyawa phenolic pada tumbuhan. Jika gugus hidroksil yang dimiliki lebih dari satu, maka aktivitas antioksidannya akan meningkat.
Aktivitas antioksidan dari polifenol berperan penting dalam penyerapan dan penetralan radikal bebas atau penguraian peroksida. Antioksidan polifenol biasanya digunakan untuk mencegah kerusakan akibat reaksi oksidasi pada makanan, kosmetik, farmasi, dan plastik. Antioksidan polifenol juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.
Polifenol pada pandan wangi dapat diperoleh dari daun melalui proses ekstraksi menggunakan pelarut etanol 96%. Zat yang dihasilkan dapat dijadikan alternatif pengganti antioksidan sintetik dalam industri pangan.

         Zat Warna

Daun pandan wangi mengandung zat warna dan minyak atsiri. Senyawa penyusun absolute minyak atsiri daun pandan wangi terdiri atas golongan senyawa alkana, alkena, benzena, alkohol, fenol, terpen, dan ester. Komponen penyusun aroma pada pandan wangi berwarna kuning sebagai hasil oksidasi pigmen karotenoid.
Pada daun, terdapat kandungan minyak esensial yang terdiri dari asetilpirolin, linalool, pandamarilakton, dan seskuitperen hidrokarbon. Pada akar, terdapat asam 4- hidrobenzoik.
Khasiat pandan wangi terutama pada daunnya. Daun pandan wangi merupakan komponen cukup penting dalam tradisi boga Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, yaitu digunakan sebagai pewangi makanan karena aroma yang dihasilkannya. Selain sebagai pewangi makanan, daun pandan juga dipakai sebagai sumber warna hijau bagi makanan, sebagai komponen hiasan penyajian makanan, dan juga sebagai bagian dalam rangkaian bunga di pesta perkawinan untuk mengharumkan ruangan. Oleh karena aroma yang dihasilkannya, pandan wangi dijadikan sebagai bahan baku pembuatan minyak wangi. Alkaloid 2-acetyl-1-pyrroline merupakan zat yang memberi rasa harum.



Pandan wangi juga memiliki khasiat sebagai obat. Pengertian berkhasiat obat adalah mengandung zat aktif yang berfungsi mengobati penyakit tertentu atau jika tidak mengandung zat aktif tertentu tetapi mengandung efek yang sinergis dari berbagai zat yang berfungsi mengobati. Berdasarkan beberapa literatur, tumbuhan pandan wangi mengandung zat bioaktif yang memiliki khasiat sebagai antidiabetes, analgesik, antioksidan, antibakteri dan antijamur.

Nah sudah pada tahu kan tentang Kandungan dan Khasiat serta Manfaat dari Daun Pandan Wangi Bagi Kesehatan, terimakasih kepada teman-teman yang telah berkunjung ke blog saya dan Jangan lupa dan ketinggalan untuk  berkunjung ke blog saya lagi.

Asalnya sembilu dari buluh
Jika dianyam jadikan tampian
Kami menyusun jarinya sepuluh
Salah dan khilaf mohonlah dimaafkan.

Demikian artikel yang saya buat, Wassalamu’alaikum wr.wb.

  DAFTAR PUSTAKA

Katzer G, Spice Page. Pandan Leaves (Pandanus Amaryllifolius Roxb). Philliphines. Phil J of Sci: 2005  134 (1): 39-44.
Kurniawati, N., 2010, Sehat dan Cantik Alami Berkat Khasiat Bumbu dapur, Mizan Pustaka, Bandung.
Tjitrosoepomo, G., 2002, Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta), 152, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
              http://herbaldayly.blogspot.com/2018/06/kandungan-dan-khasiat-serta-manfaat.html

Friday, 22 March 2019

MANFAAT DAUN PANDAN UNTUK KESEHATAN TUBUH


Welcome To muhammad syahrian’s Blog.


Manfaat Daun Pandan Untuk Kesehatan Tubuh




HALLO GUYS!!!


Selamat Siang, Halo teman-teman semua kembali lagi di artikel blog yang saya buat kali ini.saya akan membahas sedikit tentang Manfaat Daun Pandan Untuk Kesehatan Tubuh. Kalian kan pasti sudah pada tahu, Setidaknya saya akan menjelaskan sedikit tentang apa sih Manfaat Daun Pandan Untuk Kesehatan Tubuh.

Mari Kita Simak Guys!!!

Pertama-tama kita akan bahas

Apa sih daun pandan Itu?

Daun pandan adalah jenis daun-daunan berbentuk lancip panjang dan memiliki sudut siku pada bagian daunnya. Daun pandan merupakan jenis daun yang digunakan untuk masakan. Daun pandan berwarna hijau dan warna hijau daun pandan digunakan sebagai pewarna alami makanan. Daun pandan berserat halus dan mudah dibuat campuran dalam masakan. Daun pandan mudah ditemukan bahkan terkadang tumbuh di media pot. Tidak hanya bermanfaat banyak, daun pandan juga cantik dipajang dan dijadikan dekorasi halaman rumah. Daun pandan tidak terlalu susah ditemukan di pasar namun lebih baik menyediakan tanaman pandan di rumah karena jarang dijual dalam jumlah sedikit. Daun Pandan berbau harum tetapi tidak mempunyai rasa yang khas

 
 Gambar : Daun Pandan 
Situs Web: https://www.nuansa.web.id › Perkebunan



APA SIH MANFAAT DAUN PANDAN?

Seperti yang kita tahu, daun pandan biasanya digunakan sebagai aroma makanan ataupun pewarna makanan alami. Karena warna hijau yang khas dan aroma yang cukup harum, tidak heran jika daun pandan sangat dibutuhkan di dalam bidang kuliner. Tapi tahukah Anda, selain bermanfaat di bidang kuliner, daun pandan juga memiliki segudang manfaat luar biasa untuk kecantikan dan kesehatan.

Sudah sejak lama, daun pandan banyak digunakan masyarakat tradisional sebagai obat. Daun pandan juga dipercaya bisa mengatasi dan menyembuhkan beberapa penyakit di dalam tubuh seseorang. Seperti yang dilansir dari health-benefits-of-fruit.blogspot, inilah manfaat mengagumkan daun pandan untuk kesehatan tubuh.

Mengatasi Rematik

Penyakit rematik merupakan penyakit yang menyerang tulang tubuh. Biasanya, rematik sendiri banyak diderita oleh seseorang yang sudah berusia cukup tua. Nah, agar terbebas dari rematik, pastikan untuk memanfaatkan daun pandan. Kandungan nutrisi pada buah pandan bisa sangat membantu menyembuhkan rematik.

Mengatasi Stress

Aroma daun pandan yang cukup harum dipercaya bisa membuat pikiran lebih tenang. Selain aromanya, nutrisi yang terkandung dalam daun pandan dikatakan sangat baik untuk mengatasi stress dan perasaan gelisah. Minum rebusan daun pandan 2 kali dalam sehari ketika Anda merasa gelisah ataupun stress. Minum secara teratur bisa bantu pikiran lebih tenang dan jauh dari stress.

Menjaga Kesehatan Rambut

Jika Anda ingin rambut sehat, hitam, lembut dan berkilau serta jauh dari masalah ketombe, pastikan untuk memanfaatkan daun pandan. Beberapa study menyebutkan bahwa kandungan nutrisi pada daun pandan sangat baik dalam menjaga kesehatan maupun kecantikan rambut. So, cobalah untuk membuat masker rambut alami dari daun pandan.

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

salah satu penyakit paling sering menyerang seseorang adalah darah tinggi. Karena pola makan yang tidak sehat dan juga mengalami stress berat, hal ini memicu darah tinggi lebih mudah pada diri seseorang. Untuk mengatasinya, gunakan daun pandan sebagai minuman. Rebus daun pandan dengan dua gelas air dan tunggulah air rebusan tinggal setengahnya. Minum air ini setiap pagi dan sore hari hingga tekanan darah kembali normal.

Situs Web: (www.tribunnews.com › Kesehatan › Health & Concerns)



Nah sudah pada tahu kan tentang Daun Pandan Untuk Kesehatan Tubuh

Terimakasih kepada teman-teman yang telah berkunjung ke blog saya dan Jangan lupa dan ketinggalan untuk berkunjung ke blog saya lagi.

demikian artikel yang saya buat

Wassalamu’alaikum wr.wb.
                                                                                                          













Saturday, 16 March 2019

Peran Antioksidan Bagi Tubuh


PERAN ANTIOKSIDAN BAGI TUBUH


Melati kuntum tumbuh melata,
Sayang merbah di pohon cemara;
Assalammualaikum mulanya kata,
Saya sembah pembuka bicara.

Assalamualaikum wr.wb.

Hallo Guys!!!
Selamat Siang, Halo teman-teman semua kembali lagi di artikel blog yang saya buat kali ini.saya akan membahas sedikit tentang perannya antioksidan bagi tubuh. Kalian kan pasti sudah pada tahu, Setidaknya saya akan menjelaskan sedikit tentang apa sih peran antioksidan bagi tubuh.
Mari Kita Simak Guys!!!
Pertama-tama  kita akan bahas 
“Apa sih anti oksidan itu?
Antioksidan merupakan molekul yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi molekul lain.Oksidasi adalah reaksi kimia yang dapat menghasilkan radikal bebas, sehingga memicu reaksi berantai yang dapat merusak sel. Antioksidan seperti tiol atau asam askorbat (vitamin C) mengakhiri reaksi berantai ini.
             

               Gambar : Antioksidan
          sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Antioksidan

Untuk menjaga keseimbangan tingkat oksidasi, tumbuhan dan hewan memiliki suatu sistem yang kompleks dari tumpangsuh antioksidan, seperti glutation dan enzim (misalnya: katalase dan superoksida dismutase) yang diproduksi secara internal atau dapat diperoleh dari asupan vitamin Cvitamin A dan vitamin E.
Pengertian dan definisi Antioksidan. Antioksidan adalah senyawa atau zat yang dapat menghambat, menunda, mencegah atau memperlambat  reaksi oksidasi meskipun dalam kosentrasi yang kecil. Senyawa antioksidan dapat di temui dalam berbagai jenis bahan pangan dan dari hasil sintetis reaksi kimia. Antioksidan banyak di gunakan dalam dunia kesehatan dan teknologi makanan.
Berdasarkan sumbernya, antioksidan terbagi menjadi 2, yaitu:
  1. Antioksidan alami
  2. Antioksidan sintetis

1. Antioksidan alami adalah antioksidan yang diperoleh secara alami yang sudah ada  bahan pangan, baik yang terbentuk selama dari reaksi-reaksi selama proses pengolahan maupun yang diisolasi dari sumber alami yang tidak dapat dimakan dan digunakan sebagai bahan tambahan makanan. Contoh antioksidan alami antara lain:
  1. Vitamin A
  2. Vitamin C
  3. Vitamin E
  4. Polypenol
  5. Glutation
  6. Asam ellagic,
2. Antioksidan Sintetis adalah antioksidan yang diperoleh dari hasil sintesis reaksi kimia dan telah diproduksi untuk tujuan komersial. Contoh antioksidan sintetis antara lain:
Butil Hidroksi Anisol (BHA)
Butil Hidroksi Toluen (BHT)
Propil galat
Tert-Butil Hidoksi Quinon (TBHQ)
Tokoferol, dll
Bahan pangan yang paling banyak mengandung antioksidan adalah bahan pangan nabati. Tumbuhan dapat dikatakan sebagai sumber antioksidan no 1. Pada tumbuhan, senyawa antioksidan dapat ditemui di berbagai bagian. Ada yang bisa langsung di makan, seperti jika bagian yang mengandung senyawa antioksidan terdapat pada buah ataupun daun. Namun ada juga yang harus di isolasi terlebih dahulu jika bagian yang mengandung senyawa antioksidan adalah bagian tumbuhan yang tidak dapat dimakan seperti pada kayu, kulit kayu, akar, dll.

Nah Sudah ada gambaran kan tentang antioksidan.
Mari !!! kita lanjut dengan peran antioksidan bagi tubuh.
Apa sih peran antioksidan bagi tubuh ?
                Dalam dunia kesehatan, Antioksidan  sangat berperan bagi tubuh karena dapat menetralisir radikal bebas yang sangat berbahaya.Cara kerja antioksidan berhubungan dengan cara kerja radikal bebas. Radikal bebas dalam tubuh berupa molekul yang memiliki elektron bebas, di mana seharusnya elektron berpasang-pasangan. Elektron bebas ini membuat radikal bebas menjadi sangat reaktif sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada sel di sekitarnya. Karena sifat elektron yang berpasang-pasangan, elektron bebas yang terdapat pada molekul radikal bebas ini dapat mendonorkan elektron atau menerima elektron dari molekul sel tubuh yang sehat. Molekul sel tubuh yang sehat kemudian akan bersifat sama seperti radikal bebas sehingga menimbulkan banyak radikal bebas lainnya. Radikal bebas yang reaktif kemudian mempengaruhi membran hingga inti sel dan merusak komponen-komponen yang terdapat di dalam suatu sel, memicu sel untuk menghancurkan dirinya sendiri. Meskipun dapat menyerang semua jenis sel, radikal bebas terutama menyerang sel lemak, sel asam nukleat, dan protein.Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, antioksidan bersifat menangkal radikal bebas. Jika dibiarkan, radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh yang sehat. Radikal bebas ditengarai sebagai penyebab berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, berkurangnya kemampuan penglihatan, hingga Alzheimer. Antioksidan sebagai penetralisir sifat reaktif radikal bebas dapat mencegah penyakit-penyakit tersebut, tetapi pengaruhnya akan lebih besar jika antioksidan dikonsumsi dalam bentuk alaminya, bukan dikonsumsi dalam bentuk suplemen.Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi suplemen antioksidan tidak terlalu memberikan pengaruh terhadap pencegahan penyakit yang diakibatkan oleh radikal bebas. Meskipun penelitian-penelitian tersebut memiliki keterbatasannya masing-masing, namun penelitian terkait manfaat mengonsumsi sayur buah yang kaya akan antioksidan justru memberikan hasil positif untuk melawan dampak buruk radikal bebas.( Sumber : https://hellosehat.com › Informasi Kesehatan › Hidup Sehat › Nutrisi )

Nah sudah pada tahu kan tentang peran antioksidan bagi tubuh, terimakasih kepada teman-teman yang telah berkunjung ke blog saya dan Jangan lupa dan ketinggalan untuk  berkunjung ke blog saya lagi.
Pak Topik menjahitnya kopiah
Kopiah dijahit Beldu yang utuh
Wabillahi taufik walhidayah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 
demikian artikel yang saya buat, Wassalamu’alaikum wr.wb.